ESQ Haram di Malaysia, ESQ Aliran Sesat?

ESQ Haram di Malaysia, ESQ Aliran Sesat

ESQ Haram di Malaysia, ESQ Aliran Sesat? Wow.. ini sungguh benar-banar terjadi di Malaysia. Hal ini di Fatwakan oleh seorang Mufti Malaysia bahwa ESQ Sesat. Berita tentang fatwa haramnya Training ESQ di Malaysia merebak sejak tanggal 7 Juli lalu. Kantor ESQ Leadership Center pun menerima banyak pertanyaan baik melalui telepon, email, maupun SMS. Beberapa media pun langsung mendatangi kantor ESQ seperti MetroTV dan detik.com.

ESQ Leadership Center SDN BHD Malaysia telah mengeluarkan Kenyataan Rasmi (Pernyataan Resmi) pada tanggal 5 Juli 2010. Dalam pernyataan yang ditandatangani General Manager ESQ Malaysia Marhaini Yusoff disebutkan bahwa yang menyatakan haram hanya di Wilayah Persekutuan, sedangkan di 13 negeri lainnya ESQ tetap berjalan.

Head of President Director Office ESQ, Dwitya Agustina, menjelaskan beberapa hal berkaitan dengan fatwa haram dari Mufti Wilayah Persekutuan tersebut:

1. Muftie Wilayah Persekutuan untuk wilayah Kuala Lumpur hanyalah 1 orang Muftie dari 14 Muftie Wilayah yang ada di Malaysia
2. Sampai dengan saat ini 13 Muftie dari Wilayah lainnya tidak melarang Training ESQ
3. Training ESQ sudah diikuti oleh 8 orang Muftie Wilayah dan timbalan Muftie di Malaysia dan mereka memberikan tanggapan positif
4. Saat ini, ESQ sudah didampingi oleh Panel Syariah yang terdiri atas para tokoh agama dan mantan Muftie di Malaysia sebagai berikut:
* Dato's Mustafa Abdul Rahman, Mantan Ketua Pengarah Jakim.
* Tan Sri Abdul Kader Talip, Mantan Muftie Wilayah Persekutuan
* Dato' Paduka Sheikh Hasbullah Sheikh Abdul Halim, Mantan Muftie Kedah
* Dato' Hj Nooh Hj Gadot, Mantan Muftie Johor
* Dr Adnan Mohd Yusoff, Dekan Qur'an dan Sunnah, Universiti Sains Malaysia
5. Di Indonesia training ESQ juga mendapatkan rekomendasi dari NU, Muhammadyah, ICMI, MUI, DDI, dan Hidayatullah.

Training ESQ di Malaysia saat ini tetap berlangsung seperti biasa. Berdasarkan jadwal yang ada, pada bulan Juli ini ada beberapa agenda training ESQ di antaranya:

ESQ MCB (Mission Statement & Character Building) Serawak 10-11/7, ESQ Teens Perak 10-11/7, ESQ Teens Penang 10-11/7, ESQ Basic di Kualalumpur 23-25/7, ESQ Basic di Johor Baru 23-25/7, serta ada 6 training inhouse di beberapa perusahaan multi nasional.

Ruapanya Fatwa ISQ haram itu hanya di satu negeri bagian saja.

Namun bagi salah satu mufti Malaysia ajaran yang dipopulerkan oleh Ary Ginanjar ini adalah ajaran sesat dan harus dihindari. Melalui kajian, akhirnya mereka memutuskan bahwa ajaran ESQ yang mengusung ide 7 Budi Utama dan bercita-cita akan menuju Indonesia Emas pada tahun 2020 ini, difatwakan sesat berdasarkan sebuah fatwa tertanggal 10 Juni 2010.

Dalam fatwanya Mufti wilayah persekutuan Malaysia menjelaskan alasan kesesatan ESQ Ary Ginanjar, berikut ringkasan fatwanya:

* ESQ mendukung paham liberalisme yang menafsirkan nash-nash agama (al-quran dan sunnah) secara bebas.

* ESQ menuduh para Nabi mencapai kebenaran melalui pengalaman dan pencarian dan ini bertentangan dengan aqidah Islam tentang Nabi dan Rasul.

* ESQ mencampuradukkan ajaran spritual bukan Islam dengan ajaran spiritual Islam.

* ESQ menekankan konsep ’suara hati’ sebagai rujukan utama dalam menentukan baik atau buruknya sebuah perbuatan.

* ESQ menjadikan logika sebagai sumber rujukan utama.

* ESQ mengingkari mukjizat karena dianggap tidak dapat diterima akal.

* ESQ menyamakan bacaan Al-fatihah sebanyak 17 kali dalam shalat dengan ajaran Bushido Jepang yang berlatar belakang ajaran Buddha.

* ESQ menafsirkan kalimat syahadat dengan “triple one”.

Demikian ringkasan singkat fatwa Mufti wilayah persekutuan Malaysia yang ditandatangani oleh Datuk Hj. Wan Zahidi bin Wan Teh yang merupakan mufti resmi wilayah persekutuan Malaysia.

Sebenarnya beberapa waktu lalu telah ada yang menuduh ESQ sesat di Indonesia. Pada sebuah sesi tanya jawab dalam sebuah acara dari salah satu radio di Bekasi, seorang ustadz yang mengisi acara tersebut ditanya oleh pendengar yang meminta tanggapan ustadz tersebut tentang training ESQ. Dengan sangat mengejutkan sang ustadz tersebut membeberkan kesesatan ESQ menurut yang ia pahami dan poin-poin yang ia anggap sesat itu agak mirip dengan apa yang difatwakan oleh mufti Malaysia ini.

Untuk mendonload fatwa lengkapnya bisa diklik alamat ini, http://www.muftiwp.gov.my/pmwp/profail_jabatan_files/fatwa_esq.pdf

Sampai berita ini diturunkan dari situs-situs ESQ belum ada tanggapan terkait fatwa Mufti Malaysia ini yang menyesatkan ajaran ESQ. Yah wajar sajalah ada perbedaan pendapat. Yang Benar itu kan tetap Menang. Salam Bertuah!

Source:http://esqmagazine.com

1 komentar:

  1. (Pendapat dan pengalaman saya ) berdasarkan perdebatan saya dengan marketing ESQ ) sebenarnya ESQ itu matrealistis dan merupakan proyek cari keuntungan. bayangkan saja, untuk mengajarkan nilai2 "kebenaran" saja harus di hotel berbintang atau di tempat-tempat yang biaya sewanya mahal.
    Artinya, mereka ( ESQ founder dkk ) memang dengan sengaja mencari dan memilih orang ( melalui iklan dan lain-lain ) untuk memberikan "pencerahan" kepda orang yang yang imannya kosong atau yang masih dalam proses pencarian keimanan. Hal itu bisa dengan mudah ditemukan pada kalangan yang sibuk bekerja ( eksekutif dll ) yang mana kalangan tersebut memiliki uang banyak untuk membayarnya. Walaupun ada pelatihan untuk kalangan menengah, porsinya tidak seberapa.
    Saya katakan kepada marketing yang mengajak saya ikut ESQ ( dengan biaya berjuta-juta ), " Kenapa harus di hotel A, kan mahal. Kenapa nggak di gedung B aja yg lebih murah", supaya harganya jadi murah, kalau perlu di gedung kelurahan, GRATIS. Kan tujuannya mulia, mengajak kebenaran ? tapi ia nggak bisa jawab.
    Ary ginanjar itu hanya pintar ngomong dan memainkan emosi dan perasaan peserta melalui efek2 multimedia ( audio visual yang lengkap ) agar lebih mudah tersentuh dan akhirnya manangisi dosa-dosanya.
    Bayangkan, bayar berjuta-juta hanya untuk menangis bersama-sama. Jadi kesimpulan saya, Ary ini pintar menggali potensi dan bakat dirinya dalam berbicara dan mengajak orang lain untuk mendengarkan, melakukan dan mengikuti pendapatnya yang BELUM TENTU benar menurut Aqidah dan Syariat Islam.
    Dan yang lebih parahnya lagi, banyak orang yang berduit ( mampu ) yang mempercayainya. Saran saya, kalau hati dan perasaan sedang kosong atau dalam pencarian keimanan, jawabannya adalah AL-QURAN dan HADIST, bukan Training yang penuh nasihat yang membuat Anda menangis.....
    dan saya yakin, banyakjuga peserta training ESQ yang meragukan keahlian para trainer ESQ dalam bidang keagamaan ISLAM, namun mereka enggan dan mungkin malu untuk mengatakannya ( karena sudah mengeluarkan uang }
    Singkat kata, UUD ( Ujung-Ujungnya DUIT ), ya ! ESQ adalah ladang uang bagi sebagian orang.
    Semoga pendapat ini bisa memberikan sedikit masukan untuk kita semua dalam menjalankan dan menegakkan AGAMA ISLAM.

    BalasHapus